Lama Tak Sersua

•28 Juni 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Udah lama nih nggak isi blog ini, males dan kalah rame dengan facebook

Banjar dan Banjir serta Solusinya

•29 Desember 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

 

Di Banua kita Kalimantan Selatan umumnya dan Banjarmasin khususnya sudah ratusan tahun mengenal istilah “calap”, yaitu air sungai yang meluap saat air sungai pasang yang merendam daerah yang bukan merupakan daerah aliran sungai. Namun dalam beberapa tahun belakangan ini, “calap” agak berbeda dengan “calap-calap” beberapa tahun yang lalu. Di penghujung tahun 2008 ini, beberapa daerah kabupaten di Kalimantan Selatan tidak lagi mengalami “calap” namun sudah masuk dalam kategori banjir. Ironis memang, padahal sifat khas Kalimantan Selatan pada umumnya dan kota Banjarmasin khususnya dengan keadaan alam yang dialiri banyak jalur air. Sungai Barito dengan luas muaranya lebih dua kilometer dan panjangnya 900 km, merupakan salah satu sungai terbesar di muka bumi ini. Belum lagi dengan sungai ukuran sedang seperti Sungai Andai, Kuin, Alalak, Kalayan dan Pekapuran beserta anak-anak sungainya. Selain sungai yang terbentuk secara alami, “urang Banjar” juga mempunyai keahlian secara turun temurun selama ratusan tahun membuat daerah aliran sungai berupa kanal. Ada tiga kanal yang biasa dibuat oleh “urang Banjar” yaitu Anjir, Handil dan Saka (Bambang Subiyakto:2004). Kanal-kanal ini berfungsi sebagai irigasi pertanian juga untuk transportasi air.

 

Melihat paparan di atas sebenarnya hampir mustahil daerah Kalimantan Selatan mengalami kebanjiran. Namun kenyataan beberapa tahun belakangan ini banua kita mengalami kebanjiran. Ada beberapa sebab hingga hal ini bisa terjadi, Pertama; Pembangunan tidak berwawasan lingkungan. Ketidakmampuan pemerintah daerah untuk meneruskan ciri khas alam Kalimantan Selatan sebagai daerah dengan banyak aliran sungai. Anak-anak sungai terutama di Banjarmasin, banyak yang hilang berubah menjadi got. Hal ini tentunya berhubungan dengan konsep tata ruang pembangunan kota yang tidak berwawasan lingkungan.

Kedua; Perubahan Penggunaan Lahan. Beberapa tahun terakhir pembangunan pusat perbelanjaan, perumahan meningkat dengan pesat. Akibatnya banyak lahan-lahan yang beralih fungsi. Ini menyebabkan daerah resapan air menjadi berkurang dan ketika musim hujan tiba tanah tidak lagi mampu untuk meresap air dengan baik.

Ketiga; Mandek-nya Penegakkan hukum terhadap perusak dan pengotor lingkungan. Sebenarnya sudah ada berbagai peraturan daerah yang mengatur tentang lingkungan. Namun seringkali peraturan daerah ini tidak berjalan, akibatnya output yang ingin dihasilkan dari penyusunan perda ini juga tidak dapat terwujud. Sebagai contoh adalah larangan membuang sampah sembarangan, walaupun sudah banyak plang-plang yang dipasang mengenai larangan, ancaman denda dan kurungan terhadap para pembuang sampah sembarangan, tetap saja banyak masyarakat yang membuang sampah secara sembarangan, di selokan dan di sungai. Akibatnya adalah mayoritas sungai di Banjarmasin penuh sesak dengan sampah dan menjadi dangkal, sehingga ketika hujan tiba aliran air di sungai terhambat dan terjadilah banjir . Jika terhadap pelaku-pelaku pembuang sampah sembarangan saja hukum tidak tegak, apalagi terhadap perusahaan-perusahaan yang melanggar amdal, illegal logging, illegal minning, bangunan-bangunan mewah yang berdiri diatas saluran air, yang notabene mereka adalah pihak yang mempunyai kekuatan uang yang besar?. Contoh lain, hingga saat ini kita hanya mendengar aparat menangkap orang membawa kayu illegal, kenapa tidak mencegah dan menangkap orang yang menebang pohonnya.

Keempat; Faktor Alam, untuk yang satu ini sebenarnya sudah menjadi masalah yang mengglobal, perubahan iklim secara tak menentu terjadi secara signifikan terhadap alam ini. Curah hujan yang tinggi, juga merupakan salah satu faktor. Namun jika diruntut ulang, maka sadar dan tidak sadar manusialah perusak alam nomor satu, sehingga alam menunjukkan kemurkaannya dengan bencana-bencana yang tidak bisa diduga oleh manusia.

Solusi

Untuk mengatasi banjir di Kalimantan Selatan tidak akan dapat bila dilakukan oleh pemerintah daerah saja ataupun masyarakat saja. Perlu sinergi dan kerjasama antara elemen diatas untuk menghasilkan energi yang besar dalam menanggulangi banjir. Pemerintah kota/kabupaten harus lebih tegas dalam menegakkan regulasi yang ada , berkomitmen untuk melakukan pembangunan yang berwawasan lingkungan, serta meningkatkan program yang dapat meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pelestarian lingkungan. Sementara itu masyarakat juga harus menyadari tentang pentingnya pelestarian lingkungan hidup tidak hanya untuk kemaslahatan umum tetapi untuk kebaikannya sendiri.

Secara teknis bisa dilakukan antara lain, peningkatan kapasitas drainase. Kapasitas saluran drainase yang tidak memadai menyebabkan aliran sungai meluap dan menggenangi daerah sekitarnya. Salah satu cara untuk mengurangi terjadinya luapan banjir adalah dengan meningkatkan kapasitas saluran yang ada dengan upaya melarang bangunan di bantaran sungai dan melebarkan serta melancarkan saluran drainase.

Bukankah jika tidak ada banjir kita semua diuntungkan? Kita dapat beraktivitas dagang, bisnis, sekolah, kuliah dengan nyaman tanpa terhambat oleh gangguan banjir. Untuk itu marilah kita cintai lingkungan hidup. Tidak membuang sampah secara sembarangan mulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang terkecil dan mulai saat ini juga. Bila semua warga dapat melakukan hal ini, semoga kedepan kota akan terbebas dari masalah banjir

*Telah terbit di Banjarmasin Post Tgl 29 Desember 2008


 

KOMPLEK AMD PERMAI JL. HKSN ALALAK UTARA

•22 Desember 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Sudah tak terasa saya mendiami rumah di Komp. AMD Permai Jl. HKSN Kelurahan Alalak Utara hampir dua bulan. Tidak terkira senangnya hate sudah mumpunyai rumah sendiri, terasa diri ini benar-benar menjadi seorang manusia yang berarti. Maaf saya agak berlebihan mengungkapkan perasaan ini, karena hampir sepanjang usia saya tinggal dengan orang tua.

Proses adaptasi tidak merupakan sesuatu yang menjadi masalah, ciri khas sebuah komplek sangat terasa, ketika siang hari terasa sunyi karena kesibukan masing-masing. Ketika malam hari, orang pada sibuk dengan keluarga masing-masing.

Yang agak mengganjal tinggal di komplek ini adalah fasilitas jalan yang sangat jelek, ketika hujan sangat becek dan jangan harap kendaraan bermotor kita akan kelihatan bersih. Pengembang seakan tutup mata, sangat ketahuan mereka (pengembang) hanya cari untung saja, tanpa memperhatikan fasilitas dalam komplek. Saya mempunyai prinsip, bahwa kalau tidak melakukan sesuatu tentu jalan di komplek ini tidak akan berubah, apalagi cuman dilihat saja –so pasti– nggak akan berubah. Kita perlu action, namun saya sebagai orang baru di lingkungan ini menunggu waktu yang tepat. Saya dan semua yang tinggal di sini tentu tak mau selamanya jalan becek dan kotor.

Anda punya saran dan pendapat gimana cara mengatasinya.

Pak Guru Ngomong Politik : “Selamat Jadi Celeg”

•6 Desember 2008 • 2 Komentar

Banyaknya spanduk iklan caleg dan calon DPD di berbagai daerah bikin mata agak tidak enak melihat pemandangan di dalam kota bahkan di pelosok pedesaan. Selain cara meletakkannya tidak teratur dan terkesan sesuka hatinya menarik spanduk tersebut.

Terlepas dari hal yang diatas, –bagi caleg yang membaca tulisan ini – bagi saya “nggak ngaruh” sama sekali. Selain hanya melihat gambar, saya tidak mengenal anda sama sekali. Calon legistif bagi saya minimal memiliki kriteria sebagai berikut :

  1. Memiliki Buku “Pengantar Ilmu Politik” tulisan Miriam Budiardjo. Ini adalah buku baboon, artinya buku wajib setiap orang yang ingin berpolitik. Saya yakin seorang anggota DPR yang tidak pernah membaca buku ini, bibirnya akan “kelu” ketika bebicara dalam sidang-sidang DPR. Coba anda bayangkan betapa lucunya ketika seorang anggota DPR nggak ngerti misalnya tentang hak budget, hak inisiatif, masa reses, amandemen, dll. Jadi supaya jangan bikin malu, buruan beli bukunya di toko buku yang terdekat J
  2. Keberartian diri, point yang kedua ini agak susah saya menguraikannya. Hemat saya sudah kah membuat diri anda berarti bagi lingkungan anda. Orang akan memilih anda secara langsung ketika anda sangat special bagi pemilih anda. Jika anda anggota dari salah satu organisasi massa tertentu misalnya maka yang akan memilih anda tentu dari organisasi massa tersebut. Pengamat politik menyebutnya dengan” kendaraan politik”. Bisa juga anda dari golongan agama, kesukuan, gender, kelompok, golongan dll. Singkat kata, bikin diri anda menjadi berarti bagi golongan atau kelompok tertentu lebih hebat jika anda cukup berarti bagi semua golongan. Contoh berikut adalah beberapa tokoh yang cukup berarti bagi saya. Alm Jendral M. Yusuf, menurut alm bapak saya ketika TNI (dulu ABRI) di pimpin beliau, beliau pertama yang membagikan susu dan kacang hijau gratis kepada setiap anggota ABRI hingga saya anak ABRI tumbuh sehat hingga sekarang, BJ. Habibie inilah presiden yang menaikkan gaji pegawai dan TNI cukup tinggi sehingga saat itu saya bisa beli sepeda motor untuk kuliah, banyak juga tokoh politik yang saya suka karena pemikirannya seperti Kwik Kian Gie (orang keturunan yang pemikirannya lebih Indonesia dari pada orang Indonesia asli). Marwah Daud Ibrahim (khas Bugis, keras, teguh pada pendirian) , Alm Sophan Sopian(nasionalis sejati), Amin Rais (Bapak reformasi), Priyo Budi Santoso (vokalis dari partai Golkar), dan beberapa tokoh yang saya lupa namanya. Jika anda tak seperti mereka yang saya sebutkan di atas maka saya tak akan memilih anda.
  3. Kemampuan akademik, untuk yang satu ini sangat menguntungkan jika anda berasal dari akademisi atau kampus. Paling sederhana saya pernah membaca tulisan anda di koran, majalah, jurnal, wawancara di TV dan radio. Kita bisa melihat kemampuan pemikirannya dalam bentuk tulisan-tulisan. Saya tak mengharuskan anda orang yang harus pintar lalu menjadi anggota DPR. Tapi agak miris juga jika jadi anggota DPR tak pernah menulis di koran, jangan-jangan membaca saja tidak lancar. Saya tidak mau terjerumus dalam prasangka buruk. Kalau anda mau jadi anggota DPR, berarti anda cukup berani. Berarti separo dari keberanian anda adalah kepintaran anda.
  4. Image Diri, kasian memang jika anda membangun image anda sebagai anggota DPR di rusak oleh kelakuan anda sendiri. Lihat di TV anggota DPR yang korup dan suka main perempuan. Orang tak akan memilih anda lagi. Hal ini juga akan berimbas pada partai yang akan mengusung anda. Orang akan berpikir bahwa jadi anggota DPR jalan untuk mencari kekayaan, kekuasaan dan wanita. Sungguh prilaku yang sangat tidak amanah.
  5. Jadi sinterklas dadakan, untuk satu ini anda harus hati-hati dengan Panitia Pengawas Pemilu dan Komisi Pemilihan Umum, karena sudah dekat dengan politik uang. Jika anda jeli membaca situasi dan punya banyak uang, datang saja ke kampung-kampung silahkan kasih uang cash atau barang, jika tak mampu silahkan beri saja mereka dengan janji-janji. Hal ni cukup efektif terutam dari pelosok. Saya pun akan memilih anda jika jalan di depan rumah saya menjadi mulus, sederhana kan !. Tapi, ini sangat tidak fair, sepertinya DPR anda buat sebagai bahan perdagangan. Logikanya begini, jika anda ingin menjadi anggota DPR pakai modal tentu harapan anda modal akan balik kan ! Nah, lalu dimana semangat anda sebagai calon rakyat, ternyata tak lebih kepentingan ekonomis yang anda cari. Apakah ujung jalan dari pencalonan diri anda sebagai caleg hanya untuk kepentingan ekonomis ?? Jawab bozz sejujurnya…

Dibuat saat dalam kegalauan hati.

Hai, The World …. Jumpa Lagi

•27 Oktober 2008 • 3 Komentar

Udah lama nih, nggak ngeblok hampir satu bulan penuh.. Setelah lebaran .. – oh ya Minal Aidin Wal Faizin, Mohon maaf lahir dan batin bagi yang baca tulisan ini – banyak kesibukan menunggu, mulai dipekerjaan di sekolah dan hajatan besar dalam sejarah hidup saya, siap-siap untuk menempati rumah baru. Untuk menghemat biaya terpaksa ya kerja sendiri, muali dari mencat hingga beres-beres sana sini. Ada beberapa hal yang bikin saya kaget dan sadar, ternyata untuk upah tukang cukup mahal sekarang ini. Sadarnya saya bahwa tukang kayu/rumah adalah sebuah profesi, dengan cerdas mereka bilang bahwa mereka menjual keahlian mereka. Yah, sama deh jadinya dengan saya, bahwa saya juga seorang dengan keahlian. Ya ahli mengajar (walau tak ahli-ahli bgt). Luar biasa, mencat sebuah kamar dengan ukuran 5 x 4 meter, capai nya luar biasa, badan terasa pegal-pegal. Seharian bekerja, sakit badan nya dua hari gak hilang. Sungguh, mereka para tukang kayu/rumah mereka selain menjual keahlian mereka juga menjual tenaga.

Oh yaa, satu hal lagi.. Dalam hal punya rumah baru, yang perlu diperhatikan adalah budget, alias uang. Uang secara deras mengalir tak terasa, untuk beli bahan bangunan. Insya Allah, awal bulan Nopember ini, saya menempati rumah baru, satu hal yang bikin saya senang, di rumah baru saya sudah terpasang telpon kabel, tak terbayang jika komputer saya konek ke Internet dengan fasilitas dari Telkom, hingga tak perlu lagi ke warnet dan pakai wireless modem CDMA dengan harga tarif yang mahal.

Dan saya ada oleh-oleh sedikit motivasi di dapat dari kawan, ada peribahasa Arab ” Jika di dunia hanya terdiri dari orang-orang pintar saja, maka yang terjadi adalah orang-orang pintar yang sering melakukan indakan bodoh” (Ter-inspirasi dari kekesalan nunggu bete di KPPN Banjarmasin). Tunggu saja ceritanya.

Sadarkah Kita Bahwa : (The Next Motivasi)

•27 September 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Kita dilahirkan dengan dua mata di depan, karena seharusnya kita melihat yang ada di depan yaitu melihat mana yang benar dan yang tidak. Kita lahir dengan dua telinga agar kita bisa mendengar dari sisi kiri dan sisi kanan, yaitu untuk mendengarkan pujian dan kritikan.

Kita dilahirkan dengan otak yang tersembunyi di kepala, sehingga bagaimanapun miskinnya kita, kita tetap kaya. Tak seorangpun yang dapat mencuri isi otak kita, yang lebih berharga dari segala permata yang ada.

Kita dilahirkan dengan satu mulut, karena mulut kita senjata yang tajam, yang dapat melukai, memfitnah bahkan membunuh. Lebih baik sedikit bicara tapi banyak mendengar dan melihat

Kita dilahirkan dengan satu hati, yang mengisyaratkan kita untuk menghargai dan memberikan cinta kasih dari dalam lubuk hati. Belajar untuk mencintai dan menikmati dicintai. Tetapi jangan mengharapkan orang lain mencintai anda dengan cara dan sebanyak yang sudah anda berikan. Berikanlah cinta tanpa mengharapkan balasan, maka anda akan menemukan bahwa hidup ini akan menjadi lebih indah.

Dimana Kita yang Berbeda (The Next Motivasi)

•27 September 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Apalah artinya perbedaan dibandingkan dengan banyaknya persamaan diantara kita. Bukankah kita sama-sama membutuhkan sesuap nasi dan seteguk air segar demi memenuhi lapar dan dahaga ? kita juga sama-sama menangis dikala sedih dan tertawa di saat gembira. Kita sama-sama gemetar sewaktu ketakutan melanda serta tergelak ketika kegembiraan menerpa. Kita sama-sama berkeringat di bawah terik matahari, dan menggigil ditelan dinginnya malam. Tidakkah kita melihat begitu banyak persamaan diantara kita sampai-sampai mustahil menghitungnya ?

Lalu Mengapa secuil perbedaan yang dipicu oleh keinginan, hasrat dan nafsu menyangsikan semua kesamaan kita ? Mengapa kita, seolah memiliki lebih banyak waktu untuk mengais-ais perbedaan, menggoreskan garis pemisah, memancang bendera kami dan kau ? Tidak cukupkah satu persamaan diantara kita berikut ini memupuskan kegigihan untuk mempertahankan warna-warna itu, bukankah kita sama-sama membutuhkan kasih saying

26 Ramadhan 1429 Hijriah

Tafakur Cinta

•26 September 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

 

Allah

Saat aku menyukai seorang teman

Ingatkanlah aku bahwa aka nada sebuah akhir

Sehingga aku tetap bersama Yang Tak pernah Berakhir

 

Allah

Ketika aku merindukan seorang kekasih

Rindukanlah aku kepada rindu Cinta sejatiMu

Agar kerinduanku terhadapMu semakin menjadi-jadi

 

Allah

Jika aku hendak mencintai seseorang

Temukanlah aku dengan orang yang mencintaiMu

Agar bertambah kuat cintaku pada-Mu

Allah

Ketika aku sedang jatuh cinta jagalah cinta itu

Agar tidak melebihi cintaku padaMu

 

Allah

Ketika aku berucap aku cinta padamu

Biarlah kukatakan kepada hatinya tertaut padaMu

Agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karenaMu

Mencintai seseorang bukanlah apa-apa

Dicintai seseorang adalah sesuatu

Dicintai oleh orang yang kita cintai sangatlah berarti

Tapi dicintai sang pencipta adalah segalanya

Syukuri Apa Saja (Motivasi Part Two)

•16 September 2008 • 5 Komentar

Anda wajib mensyukuri apa pun yang menimpa anda. Ini bukan masalah keberuntungan. Bersyukur menuntuan anda untuk senantiasa menyingkirkan sisi negative dari hidup. Orang lain mungkin mengatakan bahwa anda tidak realistis. Namun, sebenarnya sikap anda jauh lebih realistis, yaitu membebaskan diri anda dari kecemasan atas kesalahan.

Bersyukur mendorong anda untuk bergerak maju dengan penuh antusias. Tak ada yang meringankan hidup anda selain sikap syukur. Semakin banyak anda bersyukur semakin banyak anda menerima. Semakin banyak anda mengingkari, semakin berat beban yang anda jejalkan pada siri anda. Kebanyakan orang lebih terpaku pada kegagalan lalu mengingkarinya. Sedikit sekali yang melihat pada keberhasilan lalu mensyukurinya. Karena, anda takkan pernah berhasil dengan menggerutu dan berkeluh kesah. Anda berhasil karena berusaha. Sedangkan usaha anda lakukan karena anda melihat sisi positif. Hanya dengan bersyukurlah sisi positif itu tampak di pandangan anda

Cintailah Pekerjaan Anda (Motivasi Part One)

•14 September 2008 • 2 Komentar

ÉOó¡Î0
«!$#
ÇuH÷q§9$#
ÉÏm§9$#

Bila anda tak mencintai pekerjaan anda, maka cintailah orang-orang yang bekerja di sana. Rasakan kegembiraan dari pertemanan itu. Dan, pekerjaan pun menjadi menggembirakan. Bila anda tak bias mencintai rekan-rekan kerja anda, maka cintailah suasana dan gedung kantor anda. Ini mendorong anda untuk bergairah nerangkat kerja dan melakukan tugas-tugas dengan lebih baik lagi. Bila toh anda juga tidak bias melakukannya, cintai setiap pengalaman pulang pergi dari dank e tempat kerja anda. Perjalanan yang menyenangkan menjadikan tujuan tampak menyenangkan juga. Namun bila anda tak menemukan kesenangan di sana, maka cintai apapun yang bisa anda cintai dari kerja anda; misalnya computer jelek anda, asbak rokok di meja anda, meja kerja anda yang sudah peyot, cicak di dinding kantor anda, pokoknya apa saja ..

Bila anda tak menemukan yang bisa anda cintai dari pekerjaan anda, maka mengapa anda ada disitu ? Tak ada alasan bagi anda unyuk tetap bertahan. Cepat pergi dan carilah apa yang anda cintai, lalu bekerja lah di sana. Hidup hanya sekali. Tak ada yang lebih indah selain melakukan dengan rasa cinta yang tulus